Jumat, 12 September 2014

Cerita apa kita

Cerita apa kita?
Mungkin kata-kata ini sudah menjadi auto-text saat aku mencoba merayu agar kamu mau bercerita.
Bukan, bukan baru kemarin sore kulontarkan pertanyaan ini
Sedari awal kita bertemu, dan masih berdiri sendiri-sendiri
Pertanyaan ini sudah menjadi favorit dan punya melodi tersendiri.

Tidak bosan kuulang pertanyaan ini 3 kali sehari
Meski kuyakin kupingmu memerah, panas sedikit nyeri,
Akhirnya aku juga yang mulai berbicara
Dan kamu hanya mendengar sambil menghirup udara.
Huhh . . .

Untuk kamu yang sudah mulai belajar berbicara,
Cobalah lihat sekeliling dan mencari cara
Agar aku tidak bingung, kamu ini kok diam sedikit cari gara-gara.

J.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar