Malam belum sepenuhnya jatuh
dan pagi pun belum seutuhnya bangkit
"Selamat pagi Malam!"
aku terbangun dengan senyuman hangat yang kamu lemparkan
pagi ini aku memacu kuda besiku mengantarmu yang ingin pulang
ke tempat dimana kamu lahir dan menghabiskan waktu sekolah dan waktu luang
"Yeayy aku pulang!"
begitu sorakmu hampir setiap hari sebelum hari ini akhirnya kamu berangkat dan pergi membawa tas sebesar perut beruang.
aku yang mengantar kamu cuma bisa tersenyum kecut seraya berkata,
have a safe flight ya pacar, segera beri kabar.
lalu aku kembali ke rumah, dan menghabiskan sabtu ini tanpa keluar rumah,
karena kamu yang berpesan jangan kemana-mana, daripada nanti kamu marah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar